Toraja Part 4 : Batutumonga, Kampung di atas awan
| Mama Rina Homestay dengan arsitektur Rumah khas Toraja |
Memilih untuk tidur lebih cepat agar kami bisa bangun sebelum matahari terbit. Untunglah kamarnya double bed sehingga kami tidurnya terpisah, jadi jangan bertanya apa yang terjadi selama kami tidur. Biarkan itu menjadi rahasia kami.
Bunyi alarm yang terdengar semakin keras membangunkan saya di tidur lelapku. Rasanya ingin tetap berada didalam selimut, tapi niat untuk melihat indahnya sunrise membangkitkan saya dari tempat tidurku. Mengambil air wudhu kemudian sholat subuh. Selanjutnya bergegas keluar menuju spot sunrise. Cuaca yang dingin bukan penghalang bagi saya untuk keluar. Ada keindahan yang sudah menunggu diluar sana.
| Matahari sudah mulai keluar dari peraduannya |
| Lautan awan |
| Saya bangga lahir di Indonesia dan Aku Cinta Indonesia |
Hanya rasa takjub yang saya rasakan akan keindahan panorama apa yang ada didepan mata saya. Lautan awan dan gradasi warna langit yang begitu indah memanjakan mata. Ingin rasanya melompat dan berselancar di lautan awan. Inilah keindahan yang membuat saya berada ditempat terindah ini. Rasa syukur tak hentinya saya ucapkan, tak ada rasa penyesalan sedikutpun walaupun perjalanan menuju tempat ini begitu sulit tapi semua terbayarkan dengan apa yang akan kamu lihat.
Batutumonga, kampung di atas awan. Letaknya yang berada di kaki gunung sesean sehingga awan dan desa ini berada di satu garis lurus. Rantepao yang malamnya terlihat gemerlap lampu, pagi ini semuanya ditutupi oleh awan. Terlihat beberapa puncak bukit masih keliatan serasa ingin melompat kesana kemari.
Matahari mulai keluar dari peraduannya untuk menghangatkan embun yang dan menerangi bumi ini dengan cahayanya. Aktivitas masyarakat desa Batutumonga mulai terlihat. Saya melihat beberapa anak SD berjalan menuju sekolahnya tanpa alas kaki dan pakaian yang tidak seragam. Begitu bersemangat mereka menuntuk ilmu walaupun dalam keterbatasan fasilitas. Adik - adik ini adalah generasi bangsa yang akan mengharumkan bangsa dan negara. Sangat kontras dengan kehidupan anak sekolahan di perkotaan yang dilengkapi dengan fasilitas pendukung tapi mengabaikan pendidikan. Kapitalisme dan teknologi yang membuat anak sekarang termanjakan dengan fasilitas seperti gadget, naik motor ke sekolah bahkan beberapa yang naik mobil juga. Semoga anak muda sekarang menyadari begitu pentingnya pendidikan sehingga dengan fasilitas yang diberikan dari orangtuanya menjadi mereka lebih semangat belajar.
| Syal trip Indonesia bersama dengan adik -adik dari desa Batutumonga |
| Gunung Sesean |
Inilah sisi keindahan dari keindahan Tana Toraja. Sebagian orang mengenal Toraja dengan kuburan, rumah tongkonan, upacara kematian yang membuat mereka sedikit takut untuk berkunjung ke Toraja. Berkunjung ke Toraja datanglah ke Batutumonga, anda akan disuguhkan pemandangan alam yang luar biasa dan menakjubkan.
mengenalkan Indonesia dengan apa yang kita mampu
tak ada kata menyerah untuk mencintai Indonesia
INDONESIANHOLIC