Destinasi Wisata Anti Mainstream di Maros
Saya tidak akan menuliskan ketiga tempat tersebut karena bagi saya itu sudah mainstream, maka dari itu saya akan rekomendasikan 4 destinasi wisata anti mainstream di Kabupeten Maros. Ada apa aja? Mari bahas satu-satu.
![]() |
| Pegunungan dengan selimut awannya |
![]() |
| Tiduran ala-ala syahrini tapi ini lebih eleghant |
Jalan Poros Camba-Maros
Dusun Rebbo, Desa Bengo
Kecamatan Cenrana
Kabupaten Maros
Menemukan tempat ini tidaklah terlalu sulit karena memang sudah dikenal cuma lokasinya agak masuk ke dalam melewat beberapa rumah warga. Sebelum masuk terdapat sebuah pos namun satpamnya jarang tinggal disana. Jika hanya ingin berkunjung sebentar dan sekedar foto-fot saja, tidaklah perlu harus melapor.
Hutan Pinus Bengo-Bengo juga menyediakan beberapa fasilitas guest house dan gedung pertemuan. Menggunakan beberapa fasilitas disini diharuskan melakukan registrasi atau mengirim surat ke pengelolanya. Tempat ini sering dijadikan ajang kaderisasi mahasiswa utamanya dari kampus Universitas Hasanuddin.
| Pohon Pinus Menjulang Tinggi |
Saya menyebutnya Tebing Tak Bernama, karena memang tak punya nama. Tempat ini juga sepertinya tidak pernah ada yang menelusuri sebelumnya. Terlihat dari pinggir jalan, untuk sampai ke bawah dasarnya kami harus menuruni dan melewati sebuah gundukan sampah.
Tempat ini tidak saya rekomendasikan, tapi bagi yang punya jiwa adventure kamu bisa menyelusurinya lebih ke dalam lagi.
| Dinding tebingnya menyerupai bebatuan karst |
| Terlihat ujungnya sebuah cahaya, kami cukup sampai disini. |
Lokasi:
Jalan Poros Camba “Sisi kiri jalan berkelok”
Kecamatan Cenrana
Kabupaten Maros
![]() |
Gua Anjing Taddeang memiliki dua lubang masuk, dengan ukuran yang berbeda. Lubang yang pertama memiliki ukuran yang besar sehingga kami masuk lewat disini sedangkan lubang yang kedua hanya bisa dileawati dengan merangkap, kami keluarnya lewat lubang ini. Panjang guanya sekitar 400 meter, ini gua paling panjang yang pernah saya masuki dibading Gua Bawaleang, Londa di Toraja dan Gua Kelelawar. Jika biasanya gua identik dengan udara yang terbatas tapi di Gua Anjing ini saya tidak merasakan sesak sama sekali.
| Lubang Masuk dengan ukuran lebih besar |
Dengan peralatan seadanya kami masuk dengan headlamp masing-masing, tanpa senter kami tak bisa melihat apapun karena memang sumber cahaya cuma ada di lubang saat kami masuk. Semakin menyusur kedalam kami menemukan beberapa kolam air yang tenang. Saya merasa takjub akan apa yang saya lihat pada saat itu, banyak spot-spot keren dengan bentuk yang berbeda-beda. Ujung dari Gua Anjing terdapat sebuah kolam yang dipenuhi dengan air, lagi-lagi kami tidak berani turun menyelaminya lebih dalam tanpa peralatan yang lengkap dan orang yang sudah paham dengan gua ini.
| Airnya cuma seukuran lutut, masih ada lagi yang lebih dalam |
![]() |
| Sebuah Kolam berada di Ujung Gua, Mentok!! |
Lokasi:
Dusun TaβDeang, Desa Samanggi
Kecamatan Simbang
Kabupaten Maros
So, Tertarik untuk mengunjungi keempat destinasi wisata anti mainstream yang sudah saya kunjungi? saya ulangi kembali, Tidak ada yang salah, intinya mau itu Mainstream atau Anti mainstream tergantung cara kita menikmatinya kawan!!!.




