One Day Trip Makassar – Gowa

Berkunjung ke Makassar tidak akan membuat anda menyesal walaupun anda tidak punya banyak waktu. Ada beberapa spot wisata, sejarah, kuliner yang ada di Makassar dimana lokasinya sangat berdekatan dan memungkinkan di jelajahi dalam sehari. Selain Makassar anda juga bisa berkunjung ke Gowa, kota yang dikenal kota sejarah yang terletak disebelah selatan kota Makassar.

Mungkin beberapa diantara anda hanya mengetahui Pantai Losari dan Fort Roterdam sebagai wisata kota makassar, ini tidak salah tapi alangkah sempurnanya liburan anda jika bisa mengunjungi daerah wisata lainnya
14 Agustus 2013, hari itu rabu pagi saya melakukan perjalanan keliling Makassar – Gowa. Itinerary sudah tersusun dengan baik dengan memasukkan wisata kota, kuliner dan sejarah menjadi agenda saya. Untuk menghemat waktu perjalanan saya memilih naik motor agar bisa leluasa dari tempat yang satu ke tempat lainnya. 

Berikut Spot yang berhasil saya kunjungi :
Spot 1: Anjungan Bugis – Makassar “City Of Makassar”
Pukul : 08.00 – 08.30
Anjungan Bugis Makassar adalah salah satu bagian dari Anjungan Pantai Losari, tempat ini diresmikan di penghujung Tahun 2012. Tulisan Makassar – Bugis menjadi andalan para pengunjung untuk mengabadikan kedatangannya. Patung Becak, Patung Pa’raga dan beberapa patung pahlawan asal sulsel juga terpampang indah. Berkunjunglah di pagi hari agar kalian bisa melihat sunrise dan leluasa berphoto ria tanpa banyak gangguan sehingga anda bisa mengabadikan photo anda dengan sempurna. Setelah saya merasa cukup untuk mengabadikan beberapa gambar, saya melanjutkan ke spot selanjutnya

Spot 2 : Anjungan Pantai Losari
Pukul 08.30 -08.45

Spot selanjutnya adalah Anjungan Pantai Losari, hanya berjalan kaki karena memang lokasinya masih satu kawasan. Pantai Losari adalah landmark kota Makassar, perjalanan anda kurang lengkap jika tidak berkunjung ke sini. Tulisan Pantai Losari menjadi sasaran pengunjung untuk mengabadikan kunjungannya. Setelah puas mengambil gambar, saya menuju spot selanjutnya untuk menikmati kuliner andalan kota Makassar.
SPOT 3 :  Warung Coto Nusantara
Pukul : 08.50 – 09.15
Warung Coto Nusantara adalah warung paling direkomendasikan untuk hidangan Coto Makassar”. Coto Makassar adalah makanan berkuah yang berisi jeroan seperti paru, lidah, babat, usus dan daging yang dimakan bersama ketupat. Memang benar ini salah satu warung favorit terbukti dengan banyaknya pengunjung hingga kita harus antri tempat duduk. Harga 1 porsi coto makassar Rp. 18.000,- dan ketupat Rp. 1.000,- dan spesialnya kita mendapat es teh tawar gratis. Harganya memang sedikit lebih mahal dari harga coto makassar pada umumnya tapi cita rasanya sangat setimpal dengan harganya.
Spot 4 : Societeic de Harmonie
Pukul : 09.20 – 09.25
Setelah sarapan, perjalanan dilanjutkan ke salah satu gedung tua peninggalan belanda yang sekarang dialih fungsikan sebagai Gedung kesenian Sulsel. Societic de Harmonie terletak di jalan Riburane nomor 15, tepat berada di depan gedung RRI. Seringkali tempat ini dijadikan ajang tempat ngumpul para komunitas motor di malam minggu.

Spot 5 : Museum Kota Makassar
Pukul : 09. 25 – 09.30
Tak jauh dari Gedung societic de Harmonie terdapat sebuah Museum kota Makassar tepatnya di samping gedung Balaikota Makassar. Museum ini memang tidak terlalu dikenal tapi bagi anda yang pecinta sejarah tak ada salahnya mengunjunginya.

Spot 6 : Monumen Mandala
Pukul : 09.30 – 09.45
Monumen mandala dibangun dalam rangka mengenang pembebasan irian barat atau yang lebih dikenal operasi trikora dimana pada saat itu pasukan dipimpin oleh mayor jendral soeharto yang ditunjuk langsung oleh presiden soekarno. Monumen Mandala seringkali disebut “Monas kota Makassar”. Pengunjung juga bisa masuk ke dalam karena terdapat museum didalamnya. Mari Lanjut Perjalanan ke gowa.


Spot 7 : Museum Balla Lompoa
Pukul : 09.45 – 11.00

Setelah menyusuri sebagian kota makassar kini perjalanan dilanjutkan ke arah gowa. Gowa merupakan kota bersejarah dimana kerajaan islam pertama di sulawesi selatan “Kerajaan Gowa – Tallo”.

Balla artinya Rumah dan Lompoa artinya Besar dimana diartikan sebagai rumah kebesaran. Museum Balla Lompoa menyimpan koleksi benda-benda berharga yang tinggi akan nilai sejarahnya. Museum Balla Lompoa terletak di Jalan Sultan Hasanuddin No. 48 Sungguminasa, Gowa.

Sebelum masuk ke museum pengunjung harus mengisi buku registrasi denga menuliskan nama, asal dan tujuan kedatangan.
 

Spot 8 : Istana Tamalate
Pukul : 11.00 – 11.15
Istana tamalate masih terletak di kawasan balla lompoa. Bangunan istana tamalate lebih besar dari balla lompoa. Istana tamalate adalah replika dari istana yang asli. Pada saat saya berkunjung, Istana Tamalate dalam proses renovasi jadi hanya bisa lihat dari luar. Bangunannya juga berasitektur rumah Bugis.


Spot 9 : Makam Raja – Raja Gowa
Pukul : 11.15 – 12.00

Makam Raja – Raja Gowa masih terletak di Gowa, lokasinya berjauhan dari Balla lompoa. Tujuan utama saya datang adalah ingin melihat langsung makam Sultan Hasanuddin.
Spot 10 : Mesjid Katangka
Pukul : 12.00 – 12.30 
Mesjid Katangka adalah Mesjid tertua di Sulsel, dibangun pada tahun 1603. Ornamen dalam mesjid berartistik china.  Lokasinya dekat dari makam raja – raja gowa. Menunaikan sholat dzuhur di mesjid tertua sulsel adalah kebanggaan saya pribadi.

Spot 11 : Kuliner Pisang Ijo dan Jalangkote
Pukul 12.30 – 13.30

Setelah sholat dzuhur saya kembali ke makassar dan melanjutkan perjalanan ke spot selanjutnya. Saatnya mencari kuliner khas kota makassar yaitu Pisang Ijo dan Jalangkote.

Spot 12 : Benteng Somba Opu
Pukul : 13.30 – 14.30

Benteng Somba opu merupakan bekas benteng pertahanan Kerajaan Gowa saat berperang melawan Belanda. Kawasan Benteng Somba opu juga diajadikan sebagai pusat rumah adat se-sulsel. Rumah adat tiap kabupaten terdapat disini.

Spot 13 : Mesjid Al Markas

Pukul : 14. 30 – 15. 30
Mesjid Al Markas adalah salah satu mesjid terbesar di Makassar.  Untuk naik ke lantai 2 terdapat tangga lift dan parkirannya sangat luas. Waktu yang tepat untuk sholat ashar sebelum menuju spot selanjutnya.


Spot 14 : Fort Roterdam
Pukul : 15.45 – 16. 30fort Roterdam adalah benteng peninggalan kerajaan gowa tallo. Masyarakat dulu mengenalanya benteng pannyua (Penyu) dengan filosofi kekuatan perang bisa berjaya di darat dan di lautan. Berkunjung ke makassar kurang lengkap jika tidak berkunjung ke roterdam. Pengunjung akan merasa seperti di belanda.

Spot 15 : Pantai Losari
Pukul 16.30 – 18.00
Inilah Penutup dari semua perjalanan selama 1 hari full dimana ditutup dengan menikmati sunset di pantai losari. Banyak yang mengatakan bahwa “gold sunrise ada di bromo dan gold sunset ada di pantai losari“. Pantai losari di waktu sore hari sangat ramai karena memang salah satu tempat favorit menikmati sunset. Setelah menikmati sunset saya ingin menutup rangkaian perjalanan dengan sholat magrib di mesjid terapung Mesjid Amirul Mukminin.
 


Terima Kasih sudah mengikuti perjalanan saya, beberapa pilihan bisa anda masukkan jika berada di losari pada malam hari dengan menikmati Pisang epe’ dan Mie titi’ di kawasan Kuliner Makassar. 

#VISITMAKASSAR

Indonesia adalah bagian dari surga dunia
Tak pernah lelah untuk mencintai
IndonesiaKenalkan indonesia dengan apa yang kita mampu  
INDONESIANHOLIC





Written by
Muhammad Akbar