Showing posts with label Tips. Show all posts

10 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Ketika Liburan di Makassar

Apa sih yang kamu ketahui tentang Kota Makassar, tentu tidak hanya Pantai Losari dan Coto Makassar nya. Kalau cuma itu yang kamu ketahui, berarti kamu harus cepat-cepat datang ke Makassar. Makassar merupakan salah satu kota dari lima kota besar di Indonesia dari Medan, Jakarta, Surabaya, Bandung dan tentunya Makassar. Tak hanya itu, Kota Makassar merupakan gerbang dari Indonesia bagian timur, dengan adanya Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai tempat transit sebelum melancong ke Manado, Maluku dan Papua. So, jika kamu mau liburan ke Raja Ampat di Papua atau liburan ke Pantai Ora di Ambon, kamu mesti transit dulu di Makassar walaupun sekarang sudah ada juga sih penerbangan langsung.

Ada banyak yang kamu bisa nikmati jika liburan di Makassaar, mulai dari wisata kuliner, wisata belanja, wisata sejarah, wisata alam, wisata budaya dan wisata pantai. Semuanya lengkap deh, tergantung kamu mau pilih menikmati liburanmu dengan cara yang bagaimana. Tidak hanya itu, kamu tidak perlu takut kesasar atau tersesat karena kota Makassar sudah tersistematis dari segi transportasi mulai dari angkutan umum seperti taxi, pete' - pete', becak dan lainnya. Bahkan, saat ini sudah terdapat busway dengan nama Trans Mamminsata walupun masih belum terlalu maksimal seperti busway TransJakarta tapi setidaknya kota Makassar sudah selangkah lebih maju memikirkan tentang transportasi massal.

Jika sudah punya rencana akan liburan ke Makassar tapi bingung mau ngapain dan tempat menarik apa yang bisa dikunjungi atau dinikmati. Baiklah, saya akan menuliskan 10 Hal Yang Bisa Kamu Lakukan Ketika Liburan di Makassar. So, Ayo berkunjung ke Makassar


1. Abadikan moment dengan berfoto di depan tulisan Pantai Losari 


Pantai Losari merupakan salah satu landmark Kota Makassar, tempat ini memang paling wajib kamu kunjungi. Ikon kota Makassar ini sudah tidak asing lagi bagi orang Makassar dan sekitarnya. Pantai Losari terletak di sebelah barat kota Makassar, lebih tepatnya di jalan penghibur. Pantai Losari memiliki keunikan dimana dari tempat ini kamu bisa menyaksikan sunrise dan sunset dari posisi yang sama, walaupun menyaksikan matahari terbit tidak seindah menyaksikan matahari terbenam karena sebelah timurnya sudah terlalu banyak hotel yang menjulang tinggi yang menghalangi cahaya matahari pada saat terbit.

Pantai Losari terbuka setiap waktu selama 24 jam tapi paling ramai di saat jam 4 sore hingga jam 9 malam. Pantai Losari juga dapat dinikmati tanpa pungutan biaya alias gratis. Jika kamu ingin mengabadikan moment dengan berfoto di depan Pantai Losari, saya sarankan datanglah di pagi hari sehingga kamu leluasa berekspresi tanpa gangguan orang lain.

2. Menikmat Kuliner Coto Makassar


Makassar merupakan surganya kota kuliner, ada banyak kuliner yang siap memanjakan kamu dengan cita rasanya mulai dari kuliner pinggir jalan hingga kuliner yang tersedia di cafe-cafe. Kuliner Makassar paling terkenal tentunya Coto Makassar, kurang lengkap rasanya jika kamu tidak mencicipi makanan khas kota daeng ini yang terbuat dari jeroan dan daging sapi yang dihidangkan dengan kuah yang khas penuh dengan cita rasa rempah-rempah. Coto Makassar dihidangkan dalam mangkok kecil dan ketupat sebagai pasangannya.

Coto Makassar tersebar di setiap sudut kota Makassar, namanya pun sesuai dengan lokasinya seperti Coto Nusantara di Jalan Nusantara, Coto Gagak di Jalan Gagak, Coto Petarani di Jalan Pettarani. Garring Coto atau deman karena belum makan coto, sebegitu kuatnya pengaruh makanan ini terhadap orang-orang Makassar. Begitupun saya sendiri, Coto Makassar adalah salah satu makanan favorit dintara kuliner makassar lainnya. Jika kamu datang ke Makassar, saya sarankan kamu mencobanya di Coto Nusantara, Coto Maros, Coto Gagak dan Coto Paraikatte. Keempat tempat itu adalah tempat makan coto favorit saya.

3. Mengunjungi Sisa Peninggalan Sejarah Di Fort Roterdam


Fort Roterdam salah satu destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi. Fort Roterdam adalah benteng peninggalan Kerajaan Gowa - Tallo. Masyarakat dulu mengenalnya benteng pannyua (penyu) dengan filosofi kekuatan perang bisa berjaya di darat dan di lautan. Peningalan sisa bangunan penjajah Belanda menjadi ciri khas di tempat ini, kamu akan merasa seperti di Belanda. Tak hanya itu, kamu juga bisa melihat tempat pengasingan atau tahanan  Sultan Pangeran Dipenogoro yang berada di sisi kanan pintu masuk. Ada juga Museum La Galigo, kamu bisa melihat sejarah Bugis- Makassar disini dari segi budaya, alat perang dan lainnya.

4. Mengunjungi Replika Rumah Adat Di Benteng Somba Opu


Jika Jakarta punya Taman Mini Indonesia Indah yang memparadekan semua rumah adat tiap provinsi, tak mau kalah, Sulawesi Selatan juga punya Benteng Somba Opu yang juga parade rumah adat tiap kabupaten. Rumah adat Bugis, Toraja, Makassar, dan Mandar semunya ada disini. Rumah panggung yang terbuat dari kayu dengan kombinasi bambu menjadi ciri khas rumah di Sulawesi Selatan. Tak hanya itu, jika kamu tidak sempat berkunjung ke Toraja, kamu bisa datang kesini melihat secara langsung rumah adat Tongkonan. 

5. Menikmati Es Teler Kuburan Panaikang


Cuaca panas Kota Makassar paling enak menikmati segelas es teler. Tempat menikmati es teler paling saya rekomendasikan adalah Es Teler Kuburan. Lokasinya berada di Jalan Urip Sumoharjo tepat di depan Taman makam Pahlawan. Tempatnya bukan di cafe melainkan hanya di pinggir jalan. Tempatnya boleh di pinggir jalan tapi rasanya boleh diadu terbukti tempat ini selalu ramai. Cita rasa tinggi dan soal harga pun sangat bersahabat untuk semua kantong. Segelasnya dihargai 7K ditambah suasana teduh di bawah pohon kenari yang menjulang tinggi wajib anda rasakan.

6. Mengunjungi Masjid Terbesar Di Makassar


Masjid Al Markas Al islami merupakan masjid terbesar di kota Makassar. Masjid ini dibangun tahun 1974 oleh seorang Jendral M.Jusuf, mantan panglima ABRI dari Makassar sebagai bentuk niatya mengembangkan peradaban islam di Indonesia bagian timur. Jika kamu perhatikan, masjid ini tidak memiliki kubah seperti masjid pada umumnya tapi berbentuk segiempat seperti atap rumah ada suku Bugis-Makassar dan juga mirip seperti Masjid Katangka, Masjid tertua di di Sulawesi Selatan.

7. Mengunjungi Trans Studio Makassar


Selain Pantai Losari sebagai Landmark kota Makassar, kini hadir Trans Studio Makassar sebagai  ikon baru kota Makassar. Trans Studio merupakan theme park terbesar ke dua di Indonesia setelah Trans Studio Bandung. Trans Studio Makassar terletak di Jalan Kawasan Tanjung Bunga. Ada banyak wahana yang bisa menguji adrenalin kamu dan tentunya tempat ini juga sangat cocok untuk liburan bersama keluarga. Semua kelompok umur memiliki wahana permainan tersendiri. Dengan membayar 100K, kamu sudah bisa menikmati semua wahana yang ada. 

8. Menikmati indahnya Pulau Kodingareng Keke



Pulau tak berpenghuni yang ditempuh sekitar 1.5 jam dari Pelabuhan Kayu Bangkoa Makassar ini memiliki keindahan yang luar biasa. Gradasi warna air lautnya, pasir putih dan alam bawah lautnya yang membuat kamu tidak mau meninggalkan tempat ini. Pantai Kodingareng Keke merupakan satu dari pulau dari gugusan Kepulauan Spermonde.

9. Menikmati Matahari Terbenam Di Pantai Losari


Tidak bisa dipungkiri keindahan Sunset dari Pantai Losari. Tempat ini selalu ramai dipenuhi warga Kota Makassar. Warna keemasan dari cahaya matahari membuat kamu merasa tenang berada ditempat ini. Kamu juga memesan pisang epe' sambil memandangi indahnya sore hari kota Makassar. Jika kamu seorang muslim, jangan lupa sholat di Masjid Amirul Mukminin atau lebih dikenal dengan Masjid Terapung.

10. Melihat Kelap Kelip Makassar Malam Hari Dari Karebosi SkyLounge


Candotel Hotel merupakan Hotel pendatang baru di Kota Makassar, Memiliki cafe rooftop dengan nama Karebosi Skylounge bisa menjadi pilihan destinasi wisata kamu. Kelap kelip lampu kota Makassar akan memanjakan mata kamu melihat kota Makassar dari ketinggian. Sore hari menjelang matahari terbenam adalah waktu yang tepat datang ke tempat ini, kamu juga bisa menyaksikan sunset dari tempat ini. Sebelum naik ke Rooftop, setiap pengunjung diharuskan membayar 100K/Orang, dimana nantinya kamu bisa tukarkan dengan makanan dan minuman.


Tulisan ini diikutsertakan dalam rangka blog competition yang diadakan oleh #TravelNBlog

Tips Backpacking ke Pantai Apparalang Bulukumba

Pantai Apparalang, Bulukumba
Pantai Apparalang merupakan salah satu pantai di Bulukumba yang akhir-akhir ini sedang hangat diberbagai media sosial baik itu facebook, twitter, dan instagram. Sosial media lah yang membuat Pantai Apparalang dikenal oleh para wisatawan. Pantai yang katanya mirip Raja Ampat atau lebih tepatnya Raja Ampat versi Bulukumba.
 
Bulukumba memang dikenal sebagai surganya destinasi wisata pantai, sebut saja Tanjung Bira dan Pantai Bara. Setelah saya datang ke Pantai Apparalang awal tahun 2015 kemarin, saya pun berkesimpulan kalau Bulukumba tidak hanya Tanjung Bira, ternyata masih banyak pantai yang lebih indah namun belum terexplore diantaranya Pantai Apparalang, Pantai Mandala Ria, Pantai Samboang, Pantai Kaluku dan Pantai Kasuso. 

Begitu banyak orang mempertanyakan tentang keberadaan lokasi Pantai Apparalang. Saya pun demikian,  sebelum kesana sempat bertanya  di grup facebook Makassar Backpacker tentang keberadaan tempat ini. Ternyata lokasinya masih satu jalur dengan Tanjung Biru tapi entah kenapa saya belum pernah melihat tempat ini. Saya sempat kesasar hingga tiga kali sebelum menemukannya. Cukuplah saya tersesat, makanya saya ingin berbagi informasi yang lebih detail tentang Pantai Apparalang.

Berikut informasinya :

Transportasi menuju Pantai Apparalang?
Transportasi ke Pantai Apparalang sama halnya transportasi ke Tanjung Bira, saya sudah pernah mengulasnya di Tips backpacking ke Tanjung Bira. Saran saya, jika mau ke Pantai Apparalang alangkah baiknya naik motor karena jalurnya agak curam dan berbatu. Ada banyak rental motor di Tanjung Bira, harganya bervariasi dari harga 50K - 70K. 

Lokasi Pantai Apparalang?
Pantai Apparalang berada di Desa Ara, Kecamatan Bonto Bahari, Kab. Bulukumba. Lokasinya masih satu jalur menuju Tanjung Bira. Lima kilomenter sebelum tiba di Tanjung Bira atau lebih tepatnya sebelum melewati jalan penurunan Lahongka, anda akan mendapatkan pertigaan jalan  (SMK 6 Perkapalan Bulukumba). Dari pertigaan itu, kemudian belok kiri menuju Desa Ara. Setelah itu saya akan jelaskan lagi lebih detail.

Jalur Menuju Pantai Apparalang?
Setelah belok kiri dari jalan poros menuju Tanjung Bira, selanjutnya anda akan melewati jalan depan sekolah SMK 6 Perkapalan. Sekitar empat kilometer dari pertigaan anda akan mendapatkan gerbang Pantai Apparalang di sebelah kanan. Jika anda masih bingung, saya akan jelaskan lebih detail lagi, yakinlah anda tidak akan tersesat.
Pertigaan Desa Ara dan Jalur Menuju Tanjung Bira
Gerbang Pantai Apparalang
Jalan terus sampai dapat penurunan.
Pertigaan ini , anda belok kiri.
 Beberapa ruas jalan masih dalam tahap pengerjaan
Setelah mengikuti petujuk seperti yang saya jelaskan anda akan medapatkan sebuah lahan parkir yang cukup luas dan beberapa gapura. Selanjutnya anda tinggal berjalan ke kiri menuju pantai Pantai Apparalang.

Penginapan di Pantai Apparalang?
Tidak ada fasilitas penginapan di Pantai Apparalang. Saran saya, lebih baik menginap di Tanjung Bira karena disana ada banyak pilihan penginapan. Menginap di tenda atau ngecamp, bisa juga menjadi pilihan di Pantai Aparalang tapi kontur tanahnya berbatu. Informasi Penginapan di Tanjung Bira,  baca disini
Lahan parkir bisa menjadi pilihan untuk mendirikan tenda
Warung Makan di Pantai Apparalang?
Tidak ada warung yang permanen di Pantai Apparalang, tapi ada beberapa warga sekitar yang berjualan cuma gak setiap hari, hanya memamfaatkan moment hari libur atau weekend. Anda bisa membawa sendiri atau membeli cemilan di Tanjung Bira, tapi ingat yah sampahnya jangan dibuang sembarang. Ini penting banget, jangan sampai Pantai Apparalang cuma dinikmati pantainya saja tanpa mempertimbangkan kebersihannya.

HTM Pantai Apparalang?
Sewaktu saya kesana, belum ada retribusi resmi alias gratis. Pantai Apparalang memang belum tersentuh oleh Dinas pariwisat Setempat. Tangga kayu menuju dermaga dibangun oleh Dinas Kelautan karena tak jauh dari pantai terdapat menara pandang untuk memantas aktifitas penangkapan ikan di laut. Beberapa masyarakat sekitar hanya memamfaatkan tarif parkir bagi para pengunjung yang datang berlibur di akhir pekan.

Bapak ini sempat bercerita banyak tentang Pantai Apparalang.
Apa yang Menarik di Pantai Apparalang?
Dari kejauhan anda akan disuguhkan landscape garis pantai yang begitu rapi. Pantai Apparalang merupakan sebuah gugusan tebing batu dengan ciri khas warna lautnya, ada juga yang menamakannya Tebing Apparalang. Selain itu ada beberapa bongkahan batu yang memisahkan diri dari induknya, sungguh perpaduan yang terlahir dari alam itu sendiri. Untuk menambah keindahannya, terdapat sebuah tangga dan dermaga kayu. Sulit rasanya mendeskripsikannya secara utuh. 

Bagi pecinta photography, pantai apparalang merupakan tempat yang tepat untuk membidik setiap moment dan frame. Setiap sudutnya punya keindahan tersendiri, tergantung cara anda membidiknya. Selain itu, bagi anda yang suka tantangan atau menguji adrenalin, melompat dari atas tebing adalah jawabannya.

Perpaduan warna lautnya akan membuat anda berdecak kagum
Sisi sebelah kanan Pantai Apparalang
Salam Cinta Indonesia
Let's Explore Indonesia

Memilih Leather Case untuk si Nikon D5100

Tak terasa sudah bulan maret, bulan yang punya sejarah tersendiri bagi saya.Sepertinya orang lain akan merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan, dimana setiap orang tidak bisa melupakan bulan kelahirannya. Bahkan ada yang sudah menunggu hari itu tiba, jauh beberapa bulan sebelumnya.

Sebagai bentuk rasa syukur, saya selalu memberikan kado buat saya sendiri tidak ada yang memberikan kado, sedikit unik dan berbeda tapi itu bentuk apresiasi. Dua tahun yang lalu saya mendapatkan kamera  Nikon D5100. Kamera jenis DSLR, cocok untuk pemula seperti saya. Walaupun saat itu dibuat pusing memilih diantara beberapa pilihan. Kenapa saya memilih kamera? karena barang ini sudah lama menjadi impian, tentunya juga sebagai penunjang untuk hobbi saya yang suka jalan-jalan.

Alhamdulillah si Nikon D5100 kini sudah berumur dua tahun, kamera yang saya beli dari hasil program menabung beberapa bulan. Saya memang seperti itu, untuk mewujudkan sebuah keinginan saya selalu menabung, karena menurutku menabung itu adalah sebuah proses usaha agar saya selalu menghargai barang yang saya miliki.

Menurutku, barang seperti kamera penting banget dalam setiap jalan-jalan mengunjungi tempat wisata, karena ada yang mengatakan "jika liburan tanpa gambar, hanya hoax". Yap, benar banget di lain sisi kemampuan kamera DSLR ini sangat tajam dan itu membuat saya puas banget walaupun sebenaranya saya masih pakai lensa standar bawaan dari dosnya. Saat ini pengen banget upgrade dengan lensa wide tapi masih dalam program yah.

Senang banget dengan kamera barunya
Masih jelas di ingatan saya, si Nikon D5100 yang belum cukup seminggu sejak saya beli sudah dibawa ngetrip ke Kepulauan Seribu. Ada program one day trip three islands, program keliling tiga pulau dalam sehari mengunjungi Pulau Kelor, Cipir dan Onrust. Sebenarnya bukan program sih tapi lebih tepatnya open trip. Tripnya terbilang murah dengan keliling tiga pulau hanya dengan 100K, pikirku ini juga kesempatan yang baik untuk lebih belajar bagaimana mengambil gambar foto landscape. Tiga Pulau ini dekat banget dari daratan Jakarta, tapi tersimpan sejuta keindahan dan sejarah didalamnya, selengkapnya baca disini

Utak atik kamera baru tapi dijadikan model dadakan
Dua tahun bersama, tentunya tidak sepertu yang dulu ketika masih baru kini sudah begitu banyak perubahan baik dari segi fisik maupun kemampuan. Wajar sih karena memang sudah lama, tapi sebandinglah dengan dedikasinya selama ini. Masalah yang pertama muncul itu ketika mode autonya tidak berfungsi, kemudian disusul masalah selanjutnya dimana karetnya robek di bagian shoot rubber nya. Analisa saya kenapa seperti ini karena pengaruh guncangan ketika berada didalam tas.Saya pun mencari sebuah leather case sebagai casing pengaman. setelah mencari di beberapa toko kamera namun tak saya dapatkan yang sesuai baik dari segi type dan harga.
Leather case Nikon D5100
Saya menemukan secara tidak sengaja leather case Nikon D5100 di toko online blanja.com, sesuai banget dengan type jenis kamera saya dan harganya juga lumayan terjangkau. Saya memilih mencari leather case karena malas menggunakan tas kamera yang sudah ada tempat khusus untuk kameranya. Saya terkadang cuma menyelipkan kamera ini dibagian atas, setidaknya nanti dengan adanya leather case bisa menlindungi kamera saya. Memilih leather case untuk si Nikon D5100, sebagai bentuk apresiasi dua tahun bersama walaupun saat ini saya sudah punya kamera baru jenis Gopro Hero4, tapi saya tidak akan melupakanmu.

20 Destinasi Wisata Terbaik Versi Lamudi

Era modern saat ini sektor pariwisata merupakan salah satu penyumbang devisa untuk setiap negara. Beberapa negara memiliki destinasi unggulan yang wajib dikunjungi, baik dari destinasi wisata alam, sejarah, citylife, kuliner dan destinasi lain yang memiliki daya tarik untuk dikunjungi.

Tepatnya tanggal 27 September, diperingati sebagai Hari Pariwisata Dunia dimana hari yang ditetapkan untuk mendorong orang-orang pergi berpetualang.  Menjelajah dan menikmati detail-detail pemandangan yang sudah tersuguhkan keindahan. Namun bisakah Anda menemukan tempat terbaik untuk merayakannya. Untuk berkunjung ataupun pindah dan tinggal di tempat tersebut?
Sebagai platform properti global, lamudi mengamati sejumlah kota dan lokasi paling menakjubkan untuk disinggahi, disimak, bahkan sangat mungkin anda pertimbangkan sebagai rumah baru untuk dijadikan tempat masa depan anda para traveler. 

Setelah mangamati 20 destinasi wisata terbaik untuk negara berkembang, ternyata negara indonesia menempatkan salah satu spot terbaiknya dalam deretan destinasi wisata terbaik, simak daftarnya berikut ini.

1. Cox Bazar, Bangladesh
Kota tepi pantai yang sempurna di Bangladesh untuk bersantai. Pastikan juga Anda mengunjungi Sonadia Island, yang terletak 7 kilometer di lepas pantai Cox Bazar.
worldmapz.com

2. Manzanillo, Meksiko
Terletak dekat dengan Samudra Pasifik, kota ini adalah salah satu lokasi paling terkenal di dunia bagipara nelayan. Calon tempat tinggal yang asyik buat mereka, yang suka memancing.

www.pprune.org

3. Petra, Yordania
Kota kuno ini dikatakan sebagai tempat yang harus Anda lihat sebelum mati. Fenomena alam berupa tebing berwarna mawarnya terkenal ke berbagai penjuru dunia, menjadikan Petra sangat eksotis dan kaya akan nilai sejarah.
citrawidiastuti.wordpress.com

4. Barranquilla, Kolombia
Terletak di dekat Laut Karibia, Barranquilla adalah tempat terbaik untuk disinggahi saat Anda jalan-jalan ke Kolombia. Nikmati pemandangan kota yang, selain terkenal karena karnavalnya, beriklim savanna tropis.
www.latin-wife.com

5. Madinah, Arab Saudi
Kota paling suci kedua bagi pemeluk agama Islam, Madinah,terletak di bagian barat Arab Saudi. Kota ini dipenuhi dengan arsitektur-arsitektur bernafaskan Islam yang indah salah satunya masjid nabawi, Madinah.
saibah.co.id

6. Bogo City, Filipina
Berada di provinsi Cebu, Filipina, Bogo City populer akan perayaan Saint Vincent Ferrer nya di bulan April dan Mei. Bagi Anda yang ingin melihat uniknya pesta kota ini, pastikan datang pada bulan-bulan tersebut.

©Flickr/ RustyFerguson

7. Quetta, Pakistan
Taman Buah Pakistan Pastikan Anda mengunjungi semua kebun di daerah ini untuk menikmati aneka buah segar yang tersedia.
© Flickr/ Junaidrao
  
8. Flores, Indonesia 
Jika Anda suka berpetualang, Flores merupakan tujuan yang sempurna.Langkahkan kaki Anda ke Danau Kelimutu dan saksikan gunung berapi dimana terdapat tiga danau fenomenal. Danau Kelimutu dikenal sebagai danau tiga warna.

9. Kakamega Forest, Kenya
Ini adalah satu-satunya hutan tropis di Kenya, rumah bagilebih dari 360 spesies burung. Bahkan, 9 spesies di antaranya tidak bisa Anda temui di tempat lain.

© Flickr/ Michal Hrabovec

10. Cape Coast, Ghana
Pelabuhan nelayan nan indah. Tempat yang bagus untuk rehat sejenak, bersantai, dan memancing terlebih bila dilakukan di musim panas.

© Flickr/ BillBl

11. Lagos, Nigeria
Kota terbesar di Afrika. Kota metropolis ini menawarkan beraneka hal untuk Anda, mulai dari kawasan bisnis yang menguntungkan, hingga sungai-sungai untuk bersantai.

© Wikimedia Commons
12. Abidjan, Pantai Gading
Suka berbicara dalam bahasa Perancis? Kalau begitu, kenapa Anda tidak melihat Abidjan yang dikenal sebagai pusat budayanya Afrika Barat
© Flickr/ Kaysha

13. Murchison Falls National Park, Uganda
Terletak di Barat Laut Uganda, kawasan yang dinamai dari air terjun yang berada disana, terkenal akan kehidupan alam liarnya. Tempat yang sempurna bagi penggemar alam.

© Flickr/ Michell Zappa

14. Kandy, Srilangka
Sebagai salah satu kota besar di Sri Langka, Kandy adalah kota bernuansa religius karena merupakan lokasi dari The Temple ofTooth, kuil suci bagi umat Buddha

© Ingimage

15. Mandalay, Nyammar
Mandalay dapat ditemukan di bagian utara Yangon, dekat Sungai Irrawaddy.Jika Anda sedang dalam perjalanan keliling Asia, pusat budaya satu ini betul-betul tidak boleh Anda lewatkan 

© Flickr/ Travel Aficionado

16. Essaoira, Maroko
Kota pantai, berwarna biru, dan bersejarah! Selain keindahannya, Essaouira jauh dari keramaian, dan hiruk pikuk kota-kota besar di Maroko.
© Ingimage
 

17. Sousse, Tunisia
Kunjungi Sousse jika Anda ingin mencicipi beberapa makanan khas tradisonal dan tekstil terbaik di Tunisia.
© Flickr/ Jean-Pierre Dalbéra
 
18. Gunung Meru, Tanzania
Gunung berapi aktif yang hanya berjarak 70 kilometer dari Gunung Kilimanjaro. Gunung ini cocok bagi Anda yang ingin menjelajahi savanna dan hutan yang merupakan rumah bagiburung, monyet, bahkan macan tutul.

© Flickr/ A_Peach

19. Sungai Oku, Kamerun
Terletak di Bamenda Plateau, danau ini berada di kawah yang terbentuk dari ledakan di Gunung Oku. Banyak spesies langka yang bisa ditemukan di daerah ini, baik di danau maupun hutan di sekitarnya.

© Flickr/ Carsten ten Brink

20. Victoria Falls, Zambia 
Air terjun ini benar-benar menakjubkan! Keindahannya menjadi salah satu  alasan wajib para wisatawan untuk mencantumkan Victoria Falls di dalam daftar tempat yang harus dikunjungi.
© Ingimage

NB: All fhotos and draft from lamudi.com, flickr and google images