Pantai Losari 2014 : Anjungan Toraja - Mandar
Berkunjung ke Makassar tanpa ke Pantai Losari itu terasa kurang lengkap. Apalagi dengan adanya reklamasi Pantai Losari yang membuatnya semakin indah dan tertata rapi. Pantai Losari sudah tak sendiri dan kesepian lagi, jika setahun sebelumnya sudah diperkenalkan
Anjungan Bugis - Makassar maka di penghujung tahun 2013 kembali diperkenalkan Anjungan Toraja - Mandar. Struktur bangunannya hampir mirip dengan adanya patung khas dari masing - masing daerah.
Awalnya Sulawesi Selatan memang terdiri dari 4 suku yaitu Bugis, Makassar, Toraja dan Mandar namun semenjak terbentuknya Provinsi Sulawesi Barat maka suku Mandar terpisah dari Sulawesi Selatan. Tak perlu kecewa, karena sejarah telah mencatat bahwa suku Mandar tetaplah bagian dari masyarakat Sulawesi Selatan terbukti dengan adanya Anjungan Mandar. Intinya Pantai Losari sekarang semakin lengkap dan keren, anda penasaran bagaimana bentuk Anjungan Toraja mandar. Untuk lebih lengkapnya ikuti penjelasan dibawah ini.
ANJUNGAN TORAJA
Anjungan Toraja berada di kawasan jalan penghibur tepatnya di sebelah utara tulisan Pantai Losari. Terdapat tulisan
TORAJA sebagai tanda bahwa adanya suku Toraja di Sulawesi Selatan. Bukan hanya itu, ada juga patung
tedong bonga, perempuan penari dengan pakaian adat toraja dan miniatur rumah adat tongkonan. Terkhusus untuk patung tedong bonga sangat terpampang jelas dengan corak warnanya yang khas.
Tedong Bonga (Kerbau Belang) di Toraja itu harganya sangat mahal jika dirupiahkan sekitar ratusan juta dan biasa dijadikan persembahan upacara adat untuk para kalangan atas. Kesimpulannya Jika tak punya banyak waktu untuk berkunjung ke Toraja, cukup datang ke Pantai Losari namun itu tak cukup mengenal lebih dalam tentang Toraja.
Suku Toraja dikenal dengan kearifan lokalnya tentang memaknai arti sebuah kematian dan pemakaman. Ada banyak tourist asing dan lokal berkunjung ke Toraja karena rasa penasarannya dengan upacara adat Toraja yang mengadakan pesta ketika ada sanak keluarganya yang meninggal. Jangan heran jika destinasi wisata di Toraja kebanyakan kuburan dan upacara adat walaupun panorama alam Toraja juga tak kalah indahnya. Tak hanya itu rumah adat Toraja dikenal dengan rumah Tongkonan yang memiliki bentuk yang berbeda dengan rumah adat lainnya. Jika ingin lebih mengenal toraja baca
disini
 |
| Anjungan Toraja |
 |
| Patung Penari dengan Baju Adat Toraja |
 |
| Tedong Bonga |
 |
| Miniatur Rumah Adat Tongkonan |
ANJUNGAN MANDAR
Anjungan Mandar terletak di sebelah utara Pantai Losari tepatnya sebelum anjungan Toraja. Terdapat tulisan MANDAR yang mengartikan suku Mandar. Tak hanya itu terdapat pula tiga buah bangunan permanen yaitu Patung Pa'tenun, perempuan Penari dan Miniatur Rumah Adat.
Patung Pa'tenun karena suku Mandar terkenal dengan sarung sutra mandar atau lebih dikenal lipa' sabbe yang merupakan hasil karya seni para pengrajin yang kebanyakan dari ibu-ibu. Lipa' sabbe bisa digunakan untuk acara saat prosesi adat dan bisa dijadikan cindera mata jika berkunjung ke daerah Mandar. Proses pembuatannya pun membutuhkan waktu sekitar dua atau tiga minggu, adapun harganya berkisar Rp. 300 ribu per lembarnya.
Suku Mandar juga terkenal dengan
Perahu Sandeq. Kata
sandeq yang berarti runcing, memang dari segi bentuk perahu sandeq terlihat runcing. Perahu sandeq sudah sangat dikenal bahkan setiap tahun selalu diperlombakan sebagai olahraga bahari tahunan. Saya pun sempat menyaksikan lomba perahu sandeq 2013 yang mengarungi laut dari Sulawesi Barat dan finish di Pantai Losari. Tak tahu kenapa perahu sandeq tak dibangunkan patung juga di Anjungan Mandar sebagai ciri khas dari Mandar.
 |
| Anjungan Toraja |
 |
| Landscape Anjungan Toraja |
 |
| Patung Pa'tenun Lipa' Sabbe |
 |
| Perahu Sandeq dalam Lomba Sandeq 2013 |
Lets travel to experience the beauty of Indonesia
@indonesianholic
www.indonesianholic.com
Weh..keren juga nih mksar...
ReplyDeleteMakassar memang Keren
DeleteEh ada kerbau bule aja, makin keren losari semoga ngak makin bau pesing aja.
ReplyDeleteYang bikin ngak nyaman nongkrong di losari itu pengamen + bau pesing nya ;-(
Kerbau Bulenya jalan dari Toraja. hehehe
DeleteTak bisa dipungkiri soal itu, tapi saat ini Pantai Losari sudah disediakan toilet di tiap anjungannya dan untuk mengantisipasi banyaknya pengamen liar sudah ada satpol PP yang berjaga walaupun terkadang masih ada yang lolos pengawasan.
Baru aja balik dari sana, tapi tetep ja masih banyak yg ngamen. Dalam 1 jam bisa 60 pengamen datang, sampai tangan capek buat kasih kode nya :-)
Deleteitulah kondisi yang memprihatinkan untuk pantai Losari, sebenarnya sih sering ditertibkan. Yah. namanya petugas, kalau tak ada fee nya gak mau bekerja.
DeleteMantap..... Toraja memang oke dan keren.
ReplyDeleteSalam
Toraja emang tak ada duanya.
Deletesayang..rumah toraja yang ada di anjungan toraja tidak serupa dengan rumah toraja yang sebenarnya dalam ukuran mini..kesannya hanya dibuat ala kadarnya saja...,, padahal rumah toraja inilah yang jadi simbol utama budaya toraja yang unik...
ReplyDeletekeep happy blogging always...salam :-)
Salam balik
DeleteEmang terlihat kecil tapi setidaknya ini merupakan salah satu cara untuk mengenalkan rumah adat sulawesi selatan.
Wah losari makin bagus ya... saya sudah tidak sabar untuk kembali ke makassar... mau jadi guide saya..? Hahaha
ReplyDeleteAyo ke Makassar lagi,
Deletebisa jadi guide, asal saya ada di makassar ketika kamu di Makassar
Hahaha biasanya kalau ke makassar saya suka di guide gak jelas sama kakak saya... tapi perginya selalu yang jauh-jauh...
Deletemakanya tanya kalau saya mau kesini, gampang kan
DeleteBlognya kece abis ooooommmmm!!!! :D D
ReplyDeleteThanks mas acen uda mampir.
DeleteBlog mas malah lebih kece
Serius, blog om akbar itu udah navigasinya gampang, UInya menarik, informatif, akkk~~ aku merasa www.jalanpendaki.com masih perlu belajar banyak dari sini. :D
DeleteHahaha, saya jadi malu.(baca:tutup muka)
Deletesaya juga suka blognya mas acen, cerita perjalanannya yang kocak abis bikin ngakak.
Mari saling support dan kenalkan keindahan Indonesia.
Tampilan blog bagus. Tulisan enak dibaca. Foto ok. Navigasi gampang. Link Socmend lengkap dan ada kolom search-nya (yang dimana, di blog gue gak ada). Apa yang lo punya udah cukup banget buat "dijual." Sekarang, tinggal cari tau, "How to Sell" your blog.
ReplyDeleteKalo boleh usul teknis. Ada beberapa saran dari gue, terserah mau diikutin apa nggak :
- Bikin tulisan lu lebih berkarakter.
- Bikin satu keyword yang harus selalu ada di tiap tulisan lu. Buat apa? Buat memudahkan search engine "nemuin" blog lu.
- Masukin tips dan info disetiap tulisan.
- Dan satu lagi, sebenarnya ada satu cara yang paling ampuh buat ngebuzz apa yang kita tulis. Nah, itu yang gak mau gue kasih tau di sini. MUAHAHAHAHAHHAA~
Overall, good blog!
Wooww dapat kunjungan dari salah satu Empu Blogger
DeleteThanks yah sudah mampir dan ninggalin jejak komentarnya.
sarannya sangat ngebantu banget.
Kasih saran aku juga dong kak !!! #melipirrrr
DeleteDisimak aja yah,
DeleteSalah satu dari banyak yang aku suka dari postingan blog Akbar adalah.... Foto-fotonya keren, angle-nya itu loohh... Love it!
ReplyDeleteThanks mba' noe,
Deletesaya juga suka blognya.
buset dah Akbar makin Top aje
ReplyDeleteThanks,kamu juga semakin buset.
Deletekapan-kapan jalan bareng lagi yukk.
Wah Pemkot Makassar jenius! Idenya benar-benar keren nih. Tinggal ditambahin pohon-pohon aja biar makin rindang. Nanti bakal jadi ruang terbuka dan tempat nongkrong yg keren. Salut utk pemkotnya!
ReplyDeleteThanks kak Bolang, inlah salah satu dampak postitif proses reklamasi pantai losari. Semoga saja pengunjungnya sadar akan arti menjaga kebersihan. Pohon-pohonnya masih proses pertumbuhan.
DeleteWaw amazing banget,, gue di Lampung nih, budget berpaa untuk pergi kesana ya..... Pernah pingin ke Makassar tapi ga jadi :(
ReplyDeleteHunting tiket promo dulu, sering tuh maskapai adain promo JKT-MKS.
Deleteuntuk budget makassar, tergantung dari destinasinya tapi penginapan dan biaya makan di makassar masih terjangkau.
wah wahhh pantai Losari semakin banyak berbenah ne...suka Patung Pa'tenun Lipa' Sabbe
ReplyDeleteAyo ke Makassar
Deleteikon-nya kota makassar ini...
ReplyDeleteYap, spot paling wajib didatangi sebagai bukti sah pernah ke Makassar.
DeleteYeah... Losari I Love it, tiap malem minggu saya kesana bareng Vespa butut sama si calon bini, hehehe...
ReplyDeletememang yg agak kurang dari Pantai Losari, anjungan Bugis-Makassar, Toraja-Mandar adalah Pengamen yang datang tak kenal capek.. but what ever-lah I Love Makassar
Apalagi walikota terpilihnya sekarang adalah seorang arsitek handal, yakin deh Makassar akan menjadi Mutiara yang bersinar di tengah-tengah Indonesia (asal jangan pake anggaran untuk Korup saja yah.. pak wali)
hehehehe...
"Sang Ayam Jantan kini berkokok dengan Bangganya"
Salam
DeleteItulah yang kebanyakan dikeluhkan para pengunjung Losari.
berharap walikota terpilih bisa mencarikan solusi para pengamen.
sekali lagi "Saya suka Makassar" Orang-orangnya Ramah, tak seperti yang selama ini dalam pikiran orang kebanyakan
ReplyDeleteTidak percaya??? datang saja langsung ke Makassar
Trust me Media selama ini cuma berlebih-lebihan, Makassar sama dengan kota lain kok
Makassar tidak kasar
DeleteMakassar sangat ramah dengan para pendatang.
asal saling menghargai
mantap I Love Toraja.. kapan yah bisa kesana lagi
ReplyDeleteMari mencintai Toraja
Delete