Ragusa Es Italia, Es Krim Legendaris di Jakarta
Siang hari kota Jakarta kini tak
terbendung lagi, namun tidak menyurutkan langkahku dalam menemukan Toko Ragusa,
toko es krim dari Italia yang sudah sangat melegenda. Berbekal informasi bahwa
lokasi tokonya tidak jauh dari Stasiun Juanda, itulah kenapa saya lebih memilih
naik commuter line. Turun di Stasiun Juanda, mata saya terperanga
melihat perubahan Stasiun Juanda, wajahnya kini tidak seperti dulu. Deretan
toko-toko dan jajanan fast food berjejer rapi di sisi kanan
kirinya. Dinding dan ubinnya didominasi warna biru, intinya lebih
terstrukturlah, salut deh dengan perbaikannya.
“Hanya es krim yang bisa
menjadi pelepas dahaga”, pikirku siang itu.
Saya berjalan keluar dari stasiun
Juanda, tawaran dari tukang ojek yang mangkal di parkiran luar stasiun, saya
indahkan sambil tetap berjalan. Sempat mengambil arah yang salah karena terlalu
fokus dengan aplikasi Google Maps, jadi Kalau kalian mau ke Toko
Ragusa, hanya modal maps jangan diikuti secara detail karena lokasinya tidak
persis sesuai yang ditunjukkan.
Deretan mobil terparkir dan
gepulan asap didepan Toko Ragusa seakan menjadi penyambut kedatangan
saya, namun dugaan saya salah karena siang itu pengunjung lagi ramai-ramainya.
Saya pun melangkah masuk, mencari tempat duduk, cukup lama saya berdiri hingga
bisa mendapatkan kursi kosong.
Toko Ragusa menerapkan
sistem mandiri, pesan sendiri dan antri sendiri semuanya serba sendiri. Seperti
saya yang datang sendiri. Saya memesan seporsi es krim banana split seharga
35 ribu. Dihidangkan dengan streefon, agar bisa langsung dibawa pulang jika
tidak dapat tempat.
| Suasana di dalam Es Krim Ragusa |
| Sibuk dengan para pengunjungnya |
| Sejak 1932, Itu artinya toko es krim ini sudah eksis sebelum indonesia merdeka |
Sambil menikmati es krim,
saya pun memperhatikan sekeliling ruangan yang sesak dan panas ini tanpa
dilengkapi pendingin ruangan, namun semuanya berubah adem ketika saya menikmati es krimnya. Toko es krim yang sudah ada sejak 1932, bisa dibilang warung legendaris yang ada di Jakarta. Memang benar, datang ke Ragusa saya seperti terbawa ke zaman
tempo dulu dengan warna dinding putih pucat dan interior ruangannya. Sekeliling
dinding digantung foto-foto lama Toko Ragusa, aneka menu dan sebuah piagam
penghargaan dari MURI sebagai toko es krim tertua tertua yang masih buka sampai
sekarang. Tidak ada kesan modern, dari kursi dan meja yang masih terbuat dari
rotan, benar-benar klasik.
Pengunjung silih berganti, ketika ada yang beranjak maka setelah itu datang lagi pengunjung yang baru. Sepertinya kursi-kursi tidak pernah dibiarkan lama kosong. Saya hampir satu jam duduk dengan dua menu yang saya pesan semuanya terlahap tanpa sisa.Sebelumnya pesan banana split, karena penasaran dengan es krim spagheti, maka saya pesan lagi menu itu. Saya suka es krimnya yang lembut, belum pernah makan es krim selembut ini. Entah kenapa setelah makan es krim, saya biasanya agak kehausan, tapi es krim ini itu beda, saya sama sekali tidak merasakannya. Mungkin karena es krimnya tidak menggunakan pengawet, seperti yang tertulis di atas dinding tengah kalau Es Krim Ragusa tidak menggunakan pengawet
Saya tidak mencoba semua menunya, agar saya tetap punya alasan untuk datang kembali. Perubahan akan selalu ada seiring dengan perkembangan zaman, tapi Es Krim Ragusa tetap seperti dulu tanpa mengalami perubahan.
ES KRIM RAGUSA ITALIA
Jalan Veteran I, No. 10 Gambir, Jakarta (Samping Masjid Istiqla)
Buka setiap hari dari pukul 09.00 - 22.00 WIB
Harga mulai dari 15K - 35 K
Pengunjung silih berganti, ketika ada yang beranjak maka setelah itu datang lagi pengunjung yang baru. Sepertinya kursi-kursi tidak pernah dibiarkan lama kosong. Saya hampir satu jam duduk dengan dua menu yang saya pesan semuanya terlahap tanpa sisa.Sebelumnya pesan banana split, karena penasaran dengan es krim spagheti, maka saya pesan lagi menu itu. Saya suka es krimnya yang lembut, belum pernah makan es krim selembut ini. Entah kenapa setelah makan es krim, saya biasanya agak kehausan, tapi es krim ini itu beda, saya sama sekali tidak merasakannya. Mungkin karena es krimnya tidak menggunakan pengawet, seperti yang tertulis di atas dinding tengah kalau Es Krim Ragusa tidak menggunakan pengawet
| Banana Split dengan toping kacang dan irisan buah kering |
| Es Krim Spagheti, mirip kan? |
ES KRIM RAGUSA ITALIA
Jalan Veteran I, No. 10 Gambir, Jakarta (Samping Masjid Istiqla)
Buka setiap hari dari pukul 09.00 - 22.00 WIB
Harga mulai dari 15K - 35 K






Makan dua es menu es krim di dalam satu jam. Lidahnya gak kelu ya Mas. Bisa dimaklumi, enak sih :)
ReplyDeleteEndess banget soalnya.
DeleteGak cukup kalau seporsi..
wah jogja lagi panas aku malah baca es krim, salah besar ini :(
ReplyDeleteMaaf yah,..
Deleteini es yang legendaris. enak dan lembut es nya. yg terkenalnya sih es spagetti
ReplyDeleteSpagettinya memang Juara, saya juga suka.
DeleteDan saya belum pernah kemari #eh. Jadi malu, selalu menunda makan di ragusa mentang-mentang dekat dengan kantor :hehe :peace. Terima kasih atas rekomendasinya :haha, saya akan mengunjungi restoran itu dalam waktu dekat.
ReplyDeleteAhh, masa kamu belum pernah kesini.
DeleteMemang yah, biasanya orang Jakarta, tempat2 yang dekat kadang suka ditunda terus.
Cepetan mas...
sering kabur ke sini kalo istirahat kantor, mendinginkan kepala yang mengepul kepanasan :P
ReplyDeleteKirain kabur saat jam kerja. hahaha
DeleteIni ni yg gak pernah sempet, padahal pengen, taunya cuman di tv plus di postingan ini.
ReplyDeleteCepetan ke ragusa. jangan cuma taunya di Tv doang.
Deleteemg rekomended bgt es krim ini :D
ReplyDeleteTop Recomended deh.
Deletediitung2 aku baru 2x ksana.. suka sih ama es krimnya...tp rada mahal dgn porsi yg rada kecil ya :D
ReplyDeleteSaya belum coba es krim porsi kecilnya,
Deletewaktu kesana memang langsung tanya, saya mau pesan menu favoritnya.
Ini tempat pertama pacaran dahulu banget ehehe
ReplyDeleteTernyata tempat ini punya kenangan yang indah yah buat kalian berdua yah.
Deleteaku belumm pernah kemari euy, next mudik kesana ah :)
ReplyDeleteIya kak, kalau balik ke Jakarta sempatkan ke Ragusa.
Deleteyang es krim spageti harganya berapa kaak?
ReplyDeleteharganya 35 ribu/porsi
Deletengiler :(
ReplyDelete*lap ilernya*
Deletesedapnya makan es krim
ReplyDeleteramai pembeli
ReplyDeleteudah punya langganan
ah, akbar! ajak-ajak dong kalau makan es krim lagi, hehehe...
ReplyDeletewah sekarang sudah self service yah .... kalau datang sendiri pas berdiri bisa di dudukin orang lain donk :)
ReplyDeletetapi masih tetap dapat air putihnya kan
Ini enak banget mas, sambil makan asinan betawi yang mangkal didepannya juga top banget loh mas :D
ReplyDeletedicatet... buat jalan2 ke jakarta nanti.. thanks gan...
ReplyDeletePecinta Bola Gabung di Sini
Obsesi dari dulu adalah makan di toko es krim tua di kota-kota besar se-Indonesia. Tip Top di Medan, Zangrandi di Surabaya, dan Toko Oen di Malang udah disamperin.
ReplyDeleteEhhhhhhh, malah Ragusa belum pernah padahal pernah tinggal di Jakarta 10 tahun. Walaupun niatnya lebih ke jajanan di depannya sih :(
keliatannya enak bangett ya,bisa buat referensi :D
ReplyDeletees cream spaghetinya mengiurkan sekali mas, jadi pingin apa lagi panas - panas begini
ReplyDeleteWah ini nih yang saya cari-cari dari dulu. Sempet waktu itu liat ulasannya sekilas doang di tv, cuma lupa lagi nama es krimnya. Kebetulan banget baca di atrikelnya disini.
ReplyDeleteFix lah akhir pekan nanti harus kesini. Makasih ya infonya ;)