Dunia
travelling saat ini sangat berkembang pesat. Informasi tentang destinasi
liburan sangat mudah didapatkan. Peran travel blogger tak bisa
dipungkiri dalam mempromosikan daerah wisata, sejalan dengan itu maka animo orang-orang untuk melakukan perjalanan mengunjungi
tempat baru dan merasakan sesuatu yang baru semakin meningkat pula. Namun jika berbicara tentang destinasi
liburan, setiap orang pasti punya jawaban yang berbeda. Semuanya tergantung
dari kesukaan anda, apakah anda tergolong seorang yang menyukai wisata outdoor
atau indoor, wisata kuliner, wisata sejarah dan wisata belanja. Bahkan ada juga
beberapa orang yang lebih menyukai berkunjung ke suatu tempat untuk bercengkrama
dengan masyarakat lokal.
" Apapun
destinasi anda tentu punya cara sendiri untuk mewujudkanya "
Banyak
hal mode travelling yang bisa dipilih, ada yang lebih menyukai paket tour
dimana kita tinggal bayar sesuai dengan paket yang diinginkan kemudian kita
tinggal mengikuti jadwal liburan yang sudah ditentukan. Ada juga mode
travelling share cost dimana kita mencari beberapa orang yang sesuai
dengan tujuan liburan kita, kemudian seluruh biaya akan dibagi rata sesuai
dengan jumlah orang. Disamping itu ada juga mode travelling solo travelling
dimana kita sendiri yang menentukan destinasi liburan kita mau kemana dan
seluruh biaya akan menjadi tanggungan sendiri.
Pengalaman traveling saya masih di Indonesia. Namun beberapa mode travelling sudah pernah saya lakukan. Ketika
saya ikut one day trip 3 pulau di Kepulauan seribu, saya memilih ikut
paket tour di salah satu travel agent. Saya bertemu dengan banyak orang namun saya merasa kurang bebas, intinya saya
seperti orang yang hanya nurut kemana orang pergi maka saya juga harus kesana.
Ketika saya ke Cavetubing Kalisuci di Jogjakarta, saya mengajak beberapa
teman untuk ikut body rafting dengan sistem share cost tapi saya mengalami
kesulitan mencari teman dan meyakinkan mereka bahwa liburan akan menyenangkan.
Ada lagi ketika saya ke Semarang, saya hanya seorang diri berkeliling
kota semarang mengunjungi Kota Lama, Lawang Sewu, Mesjid Agung Jawa Tengah dan
mencicipi Soto Semarang. Saya yang menentukan sendiri destinasi saya mau kemana dan
seluruh biaya yang saya keluarkan.
Setiap
liburan saya punya sensasi dan cerita yang berbeda, hal ini yang membuat saya sudah
kecanduan untuk terus berjalan dan menemukan hal-hal yang baru dalam hidup saya.
Mode travelling yang saya jalani terasa kurang lengkap dan saya menginginkan
mode travelling yang membuat saya bebas, biaya murah dan tentunya saya bisa
bercengkrama dengan masayarakat lokal. Saya pun menemukan withocals,
dengan mode travelling yang berbeda.
Withlocals
adalah terobosan mode travelling dari belanda yang beroperasi di
wilayah asia. Ada beberapa negara yang sudah terdaftar seperti Thailand,
Vietnam, Srilangka, Singapore, Nepal, Malaysia dan Indonesia. Konsepnya
sebagai perantara turis dan dan penduduk
lokal. Ada 3 hal yang yang bisa kita lakukan Eat with locals, Tours with
locals dan Activities with locals. Withlocals akan membuat
liburan
terasa lengkap dengan konsep simbiosis mutualisme, dimana turis dan
penduduk lokal memiliki keuntungan masing-masing. Turis akan merasakan
pengalaman baru sedangkan penduduk lokal akan mendapatkan pendapatan
lebih.
| Relax Like a Local : Sticky Waterfall Thailand |
| Enjoy Organic Food, Bali Indonesia |
Dengan
withlocals sangat cocok untuk kita yang terkadang susah untuk berinteraksi
dengan penduduk lokal dengan alasan yang berbeda. Tak perlu khawatir lagi,
tinggal pilih destinasinya dan sesuaikan dengan hal apa yang ingin kalian
dapatkan dari masyarakaat lokal.
" selamat liburan dan rasakan sensasi yang berbeda bersama withlocals "
Nb: semua gambar dari withlocals









Traveling dan dipandu penduduk lokal emang menyenangkan. Waktu ke makassar aku jg dipandu beberapa or asli sana. Salah satunya kamuh kaan hahay
ReplyDeleteSeandainya sudah beroperasi di Makassar, saya juga mau jadi host tanpa harus dibayar cukup traktir saja.
Deletewih, baru tau ada yang beginian maklum newbie :))
ReplyDeletesekali-kali mau dong diajak jalan2 kalo saya pergi ke Makasar. hehehe..
Salam
http://travellingaddict.blogspot.com/
Iya, ini terobosan baru di dunia travelling.
Deleteasal saya di makassar, pasti saya jadi kenalkan makassar luar dalam.
Aku pingin nyobain jadi host nya, lumayan bisa tambah2 penghasilan + dapat temen baru ;-)
ReplyDeleteSaya juga mau jadi host,
Deletelumayan jika bisa jadi host untuk para bule-bule cantik.
Aku ngak begitu suka bule, demen nya lokal aja hahaha. Btw foto no1 keren bener yaaa
Deletesaya suka bule' yang muka latin.
DeleteIya keren banget, menjala ikan kemudian dibakar.
Ikan nya atau jala nya yg di bakar ??? #melipir
DeleteBisa juga jalanya, apa sih yang tidak bisa buat bang cumi.
Deletehehehhe
Dimana2, travel bloger pada posting yang beginian...Emang beneran seru ya? Hehehe...
ReplyDelete