Turnamen Foto Perjalanan Ronde 58 : Sunrise
Alhamdulillah, ucapan syukur tak terhingga saya hanturkan kepada
mba' Mila Sasmita yang telah memilih saya sebagai pemenang
Turnamen Foto Perjalanan Ronde 57 bertema Langit Biru. Sebelumnya saya tak menyangka bisa menjadi pemenang diantara kiriman foto terbaik dari teman-teman blogger. Sebenarnya saya cukup lama melewatkan beberapa ronde sebelumnya, namun entah kenapa pada pada edisi kemarin saya ikut lagi meramaikan dan Alhamdulillah saya keluar sebagai pemenang.
Moment ini pun rasanya seperti kado terindah bagi saya dalam menyambut ulang tahun di tanggal 15 Maret, sekali lagi terima kasih untuk semuanya.
Sebagai pemenang, saya berhak melaksanakan amanah dengan melanjutkan ronde berikutnya karena turnamen ini terus bergulir. Ternyata tidak mudah untuk menentukan tema, dimana sudah terlalu banyak tema yang sudah bergulir.
 |
| Menyaksikan Sunrise di Puncak Gunung Ungaran, Semarang |
Setelah saya mengeluarkan
seluruh kekuatan otak saya untuk mencari ide yang terbaik dari berbagai
tempat yang saya jadikan sandaran dan akhirnya terpilihlah satu tema
yang menurutkan punya alasan kuat kenapa saya memilih tema ini.
Bismillahirrahmanirrahim.
Tema Turnamen Foto Perjalanan Ronde 58 adalah:
SUNRISE
Tema Ronde 58 adalah
"Sunrise" yang berarti matahari terbit. saya memilih tema ini dengan berbagai
alasan, salah satunya sunrise itu adalah sebuah harapan. Yap, ketika
lagi traveling ke Gunung Bromo, saya menaruh harapan besar agar cuaca bersahabat pagi itu. Begitu banyak pengunjung menunggu sunrise di penanjakan, sungguh pemandangan yang menakjubkan menyaksikan matahari keluar dari peraduaanya. Tak salah memang jika Bromo adalah spot terbaik untuk melihat golden sunrise.
 |
| Begitu banyak menunggumu di Penanjakan Bromo |
Selain diartikan harapan, bagi saya sunrise itu sebuah semangat. Yap, saya semangat banget bangun pagi ketika lagi traveling, bagi saya sungguh sebuah penyesalan jika melewatkan moment matahari terbit. Menyaksikan sunrise itu tak perlu harus menapakkan kaki di sebuah puncak gunung, terombang ambing di lautan menuju sebuah pulau atau apalah itu. Sunrise dapat dinikmati dimana saja bahkan hanya semudah membuka jendela kamar sudah bisa merasakan hangatnya matahari pagi, asalkan posisi anda selalu menghadap ketimur karena dari arah situlah matahari terbit.
|
| Hangatnya Matahari Pagi di Bukit Kusnodo, Bontang. |
 |
| Suatu Pagi di Pantai Kilo Lima, Luwuk. |
|
| Selamat Pagi Indonesia dari Gili Trawangan. |
 |
| Moment Sunrise di Batutumonga, Toraja Utara. |
Sebelumnya, mari simak aturan mainnya sebagai berikut:
Apa sih Turnamen
Foto Perjalanan Itu?
Turnamen Foto Perjalanan (TFP) adalah sebuah permainan berantai para blogger,
khususnya (travel) blogger Indonesia, sebagai sarana berbagi
foto perjalanan secara kolektif. Setiap ronde, tuan rumah akan menentukan
sebuah tema, dan para peserta akan mengirimkan foto perjalanan sesuai dengan
temanya. Foto-foto yang masuk akan dipajang di artikel ronde yang sedang
berlangsung. Nantinya, tuan rumah akan memilih seorang pemenang. Hadiahnya?
Menjadi tuan rumah turnamen ronde berikutnya. Dan roda turnamen pun berputar!
Aturan
Main Turnamen Foto Perjalanan (TFP) Ronde ke-58:
- Turnamen Foto Perjalanan
(TFP) Ronde ke-58 ini berlangsung pada: 15 Maret 2015 - 23 Maret 2015 (batas waktu pukul 23.59 WIB)
- Foto harus merupakan karya
sendiri. Peserta TFP bebas meng-upload foto dimana saja, asalkan
milik/akun sendiri (web, blog, Flickr, Picasa, Photobucket, dan
sebagainya)
- Submit foto pada
kolom komentar artikel ini dengan format berikut:
- Nama: -
- Nama blog: -
- Link blog: -
- Akun Twitter: -
- Judul foto: -
- Keterangan foto
(secukupnya): -
- Link foto (maksimal
ukuran 600 pixel): -
- Ada kemungkinan foto yang kamu kirim
akan di re-host oleh tuan rumah. Terutama kalau terlalu besar
atau bermasalah.
- Foto tidak diperkenankan
dalam bentuk kolase.
- Foto yang tidak patut tidak
akan di-upload di sini (misal: menyinggung SARA, nyeleneh,
atau menghina pihak lain)
- Submisi lebih cepat lebih
baik, sehingga fotomu bisa tampil seatas mungkin.
- Pengumuman pemenang sekitar
2-3 hari setelah batas akhir turnamen ronde ini.
- Foto-foto peserta akan segera
dipajang bersamaan di ujung artikel ini, berdasarkan urutan
antrian pada kolom komentar di bawah ini.
FAQ
About Turnamen Foto Perjalanan
Mengapa mengikuti Turnamen Foto Perjalanan?
- Ajang berbagi (sharing)
foto. Bersama, para travel blogger Indonesia membuat album-album
perjalanan yang indah yang tersebar dalam ronde-ronde turnamen ini.
- Untuk dinikmati para pencinta
perjalanan lainnya.
- Kesempatan jadi pemenang.
Pemenang tiap ronde menjadi tuan rumah ronde berikutnya. Plus, blog dan
temamu (dengan link yang bersangkutan) akan tercantum dalam
daftar turnamen yang dimuat di setiap ronde yang mendatang. Not a bad
publication.
Siapa saja yang bisa ikutan?
- (Travel) blogger. Tak
terbatas pada travel blogger profesional, random blogger yang
suka perjalanan juga boleh ikut.
- Setiap blog hanya
boleh mengirimkan 1 foto. Misal, DuaRansel yang terdiri dari Ryan
dan Dina (2 orang) hanya boleh mengirim maksimal 1 foto.
- Pemenang berkewajiban
menyelenggarakan ronde berikutnya di (travel) blog pribadinya, dalam kurun
1 minggu. Dengan demikian, roda turnamen tetap berputar.
- Panduan bagi tuan
rumah baru akan diinformasikan pada pengumuman pemenang. Jika
pemenang tidak sanggup menjadi tuan rumah baru, pemenang lain akan
ditunjuk.
Nggak punya blog, tapi ingin ikutan?
- Oke deh,
tidak apa-apa. kirim sini fotomu. Tapi, partisipasimu hanya sebatas
penyumbang foto saja. Kamu nggak bisa menang, karena kamu nggak
bisa jadi tuan rumah ronde berikutnya.
- Eh tapi, kenapa nggak
bikin travel blog baru aja sekalian? WordPress, Tumblr,
atau Blogspot. Gampang kok, pakainya.
Hak dan kewajiban tuan rumah:
- Menyelenggarakan ronde
Turnamen Foto Perjalanan (TFP) di blog-nya
- Memilih tema
- Melalui social media,
mengajak para blogger lain untuk berpartisipasi
- Meng-upload
foto-foto yang masuk
- Memilih pemenang (boleh
dengan alasan apapun)
- Menginformasikan pemenang
baru apa yang perlu mereka lakukan (panduan akan disediakan)
Mengapa saya tidak diundang?
- Memang tidak diperlukan
undangan untuk mengikuti turnamen ini, langsung join saja.
Daftar
Ronde Turnamen Foto Perjalanan:
- Laut - DuaRansel
- Kuliner - A Border that breaks!
- Potret - Wira Nurmansyah
- Senja - Giri Prasetyo
- Pasar - Dwi Putri Ratnasari
- Kota -
Mainmakan
- Hello, Human! (Manusia) - WindyAriestanty
- Colour Up Your Life -Jalan2liburan
- Anak-Anak - Farli Sukanto
- Dia dan Binatang - Made TozanMimba
- Culture & Heritage - Noni Khairani
- Fotografer - Danan Wahyu Sumirat
- Malam -
Noerazhka
- Transportasi - Titik
- Pasangan - Dansapar
- Pelarian/Escapism - Febry Fawzi
- Ocean Creatures - Danar Tri Atmojo
- Hutan - Regy Kurniawan
- Moment - Bem
- Festival/Tarian - YoesriantoTahir
- Jalanan - PergiDulu
- Matahari - Niken Andriani
- Burung
- The Traveling Precils
- Sepeda - Mindoel
- Freedom - Pratiwi Hamdhana AM
- Skyfall - Muhammad Julindra
- Jembatan - Backpackology
- Tuhan - Efenerr
- Gunung - Elizabeth Murni
- Batas - Ayu Welirang
- Jejak - Daru Aji
- Sungai - Omnduut
- Rumah Ibadah - Sikiky
- Kampung - Monda
- Museum - Avant Garde
- Taman- Ari Murdiyanto
- Pencakar Langit - Dede Ruslan
- Terminal/Stasiun - Sy Azhari
- Hujan - Diah
- Danau - Messa
- Wastra - Indah
- Grey - Lies Hadi
- Gua - Uwien Budi
- Awan - Syifna
- Siluet - Yofangga
- Refleksi - Tiga di Bumi
- Jendela - Endah Kurnia Wirawati
- Chamber - Indah
- Barang Tua - Silviana
- Kemarau - Cheila
- Peaceful - Dee An
- Framing - Depz
- Let’s Jump! - Endah Kurnia Wirawati
- Kabut -
Rinaldi Maulana
- Waterfalls -
Rifqy Faiza Rahman
- Keindahan
Alam Indonesia - Geo Funny
- Langit Biru - Saya (Lina W. Sasmita)
- Sunrise - Saya (Muhammad Akbar)
- Kamu selanjutnya....
Pendiri
dan Koordinator Turnamen Foto Perjalanan:
Pertanyaan seputar penyelenggaraan dan lain sebagainya? Hubungi Dina.
 |
| Abaikan Foto ini |
Bagaimana? Mudah dan menyenangkan bukan? Jadi, segera kirim foto bertema
“Sunrise“ kalian
di kolom komentar di bawah ini, ya! Ayo, sama-sama kita
berbagi keindahan negeri ini dengan ikutan TFP Ronde 58 mulai sekarang.
Yuk, ditunggu!
=========================================================================================
=============================
GALERI TURNAMEN FOTO PERJALANAN RONDE 58 : SUNRISE
1. Dede Ruslan
@catatanruslan / http://catatanruslan.blogspot.com/
"Menanti sunrise dari phuntuk setumbu"
Sunrise dari phuntuk setumbu
2. Agung Gidion R.
@dionbernabeu / ranseltua.blogspot.com
"Mesranya Prau di Kala Pagi"
Hari itu angin bersenandung kencang, rombongan kabut berjalan pelan.
Sementara Sumbing dan Sindoro masih saja diam. Yang ku tahu belum pernah
kurasa pagi semesra itu.
3. tsuza hasibuan
Catatan kecilku / www.warnawarnidiriku.blogspot.com
"pagi sehat"
walau hanya sekali seminggu, menikmati udara segar di pusat kesibukan
Jakarta. olahraga bukan lagi soal keindahan dan bentuk tubuh, tapi soal
bugar dan sehat. Ayo olahraga
4. Rifqy Faiza Rahman
@anandarifqy / papanpelangi.co
Sunrise Gunung Limo Pacitan
Pagi-pagi saya berlari dari rumah nenek ke desa sebelah, hanya demi
mengabadikan sunrise yang sederhana. Tampak Gunung Limo menyembul di
kejauhan.
5. Fardelyn Hacky
@fardelynhacky1 / http://www.fardelynhacky.com/
Menyambut Pagi
Pagi telah datang kembali... menambah satu hari lagi perjalanan hidup anak manusia.
Terbangun dari mimpi, menaklukkan hari, untuk bersiap memyambut mimpi baru.
Aku dan kau - kita - sudah sampai di mana?
Mimpi kita tadi malam, apakah mimpi yang sama dengan mimpi kemarin?
Sayang, mari menyambut pagi…
Lihat matahari di ujung sana
Malu-malu semburat jingga, sebelum datang garangnya.
Sayang, mari kita nikmati hangatnya pagi
Dengan dua cangkir hangat kopi
“The sun just touched the morning;
The morning, happy thing,
Supposed that he had come to dwell,
And life would be all spring.” --Emily Dickinson
6. Raditya Jati
http://denmasbrindhil.wordpress.com
"Pagi yang Sedikit Berawan"
Foto itu diambil dari bukit batu sebelah timur dari pantai Klayar,
Pacitan. Saat itu saya memang menyengaja mbolang ke sana sendirian,
nyepeda. Karena sebelumnya pernah juga mau ke Klayar, waktu itu bareng
seorang teman, tapi gagal sampai karena kemalaman dan keesokan harinya
sudah harus pulang ke Jogja. Nah, saat sendirian itu saya
asyik-asyikakan saja di pantai Klayar itu
7. Nurul Noe
@NurullNoe / www.nurulnoe.com
"Mengeja Pagi"

Putik-putik bougenville menyembul dari balik mahkotanya, bersuka cita
menyambut pagi di Bukit Kramatwatu Indah, Serang. Diam-diam, sekeping
hati mulai mengeja sebaris kata. Hari baru, harapan baru, semangat baru.
8. Isna Saragih
djangki / avant garde / https://djangki.wordpress.com
"Mentari dan Embun Pagi"
Matahari hanya segaris tipis berwarna keemasan di ujung timur pulau Bali
ketika pesawat kami hendak meninggalkan Pulau Dewata. Lalu perlahan
sang surya memancarkan sinar agungnya, meluruhi butir-butir embun di
balik jendela. Selamat pagi Bali, suatu saat aku 'kan kembali.
9. Danan Wahyu S
@Dananwahyu / www.dananwahyu.com
"Menanti Surya"
Kanawa - Tak ada yang tak indah di pulau ini. Melayangkan pandangan ke
segala arah , indra penglihatan selalu dimanjakan pesona alam. Tapi
fotografer tetap setia menanti surya di puncak bukit. Melengkapi sebuah
ritual pagi.
10. Dee An
@dieend18 / www.adventurose.com
"Bola Jingga di Langit Banyuwangi"
Tak perlu mencari tempat istimewa hanya untuk menikmati sebuah moment
istimewa. Terkadang, moment istimewa itu justru hadir di tempat yang
menurut kita sangat biasa. Seperti pagi itu, pada sebuah unplaning trip
menuju Bali, dari dalam mobil yang melaju aku melihat matahari cantik,
bulat sempurna, di langit timur Kota Banyuwangi.
11. Dimas Angga
@dmasangga / www.pedomellonz.blogspot.com
"Merdeka"
Foto ini diambil bertepatan dengan hari kemerdekaan 17 agustus di puncak gunung cikuray
12. Noerazhka
@noerazhka / www.noerazhka.com
"Sunrise, Perayaan Bagi Para Pecinta Pagi"
Saya bukan manusia pagi.
Kalau disuruh memilih antara berburu
sunrise atau bergelung di balik selimut, tanpa ragu, saya akan mengambil
opsi kedua. Namun, Desember 2014 lalu, saya ‘terpaksa’ harus berkejaran
dengan waktu, mendahului matahari sebelum ia tiba di cakrawala.
Drini,
salah satu pantai di pesisir Selatan Gunung Kidul. Disanalah saya
memaksa mata untuk terjaga, merayakan sunrise bersama para pecinta pagi.
Langit gelap, lalu perlahan surai berwarna jingga memecahnya. Biru,
ungu, merah pun bersusulan setelahnya. Memeriahkan pagi yang syahdu.
Para pecinta pagi bersorak kegirangan. Sementara saya menguap, menahan kantuk mati-matian.
13. Syifna
@inisyifna / www.gatedelhi.wordpress.com
"Sinar Harapan"
Kegelapan hutan di malam hari hilang seketika saat secercah sinar
mentari datang menghampiri, hidup takkan pernah suram saat masih ada
secercah harapan. Life is Beautifull :)
14. Vizon
@hardivizon / www.hardivizon.com
"Menjemput Rezeki"
Saat mentari menyembulkan cahaya hangatnya di pagi hari, saatnya bagi
umat manusia untuk bertebaran di muka bumi, menjemput rezeki yang telah
Allah sediakan untuk mereka. (Foto ini kuambil, Minggu pagi, 22 Maret
2015, pukul 06.00 wib, di Jl. Ring Road Selatan, dekat pasar buah dan
sayur Giwangan-Yogyakarta, dalam perjalanan menuju bandara Adi
Sutjipto).
15. Aliko Sunawang
@sunawang / sunawang.net
"Menanti Matahari"
Pagi itu para pendaki sedang menunggu matahari terbit di padang sabana
satu gunung Merbabu. Semburat jingga sudah mulai terlihat, para pendaki
mulai keluar tenda untuk menanti sang surya pagi menampakkan dirinya.
42 comments:
Pembaca yang baik yang meninggalkan komentar